Mustaqim.NET – Lafal هَيْهَاتَ (haihāta) adalah ungkapan dalam bahasa Arab yang bermakna “jauh sekali”, biasanya dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu mustahil atau sangat jauh dari kemungkinan.
Makna dasar
- Makna leksikalnya: “jauh, jauh sekali”, dalam konteks batin/kemungkinan, bukan jarak fisik semata.
- Dalam ayat seperti هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوعَدُونَ (Al‑Mu’minun: 36), maknanya: “sungguh jauh (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kalian itu”.
- Dalam penggunaan umum, bisa mengandung makna: mustahil, sangat tidak mungkin, atau “jangan harap”.
Kategori kata (nahwu)
- هَيْهَاتَ diklasifikasikan sebagai isim fi‘l (اسم فعل), tepatnya sering dijelaskan sebagai isim fi‘l māḍī dengan makna “telah jauh” (بَعُدَ).
- Isim fi‘l adalah kata yang bentuknya isim, tetapi maknanya seperti fi‘l dan bekerja seperti fi‘l: mengandung makna perbuatan sekaligus waktunya (di sini: makna menjauh/kemustahilan).
Cara pemakaian dalam kalimat
- Pola umum: هَيْهَاتَ لِـ + sesuatu yang dianggap jauh/mustahil, misalnya: هَيْهَاتَ لِمَا تُوعَدُونَ “jauh sekali (dari kebenaran) apa yang kalian ancamkan itu”.
- Bisa juga dipakai di ungkapan seperti: هَيْهَاتَ مِنَّا الذِّلَّةُ “jauh dari kami kehinaan”, maksudnya: “pantang bagi kami untuk hina”.
- Ketika diulang dua kali (هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ), fungsi retoriknya untuk menegaskan makna “sangat jauh / benar‑benar mustahil”.
Nuansa makna
- Tidak sekadar “jauh”, tetapi “sangat jauh sampai hampir mustahil dipercaya atau terjadi”.
- Dalam konteks penentangan (misal kaum kafir terhadap ancaman azab atau kebangkitan), ungkapan ini menunjukkan sikap mengingkari dan menganggap ancaman itu tidak akan terjadi.
Jadi, secara ringkas: هَيْهَاتَ adalah isim fi‘l yang berarti “jauh sekali / mustahil”, digunakan untuk menolak atau menganggap suatu hal sangat jauh dari kebenaran atau kemungkinan. Penjelasan ini kami rangkum dari laneslexicon dan Ejaba.






