Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Fikih · 30 Agu 2020 23:05 WIB ·

Tanggapan Islam Tentang Gugatan RCTI Atas UU Penyiaran


Tanggapan Islam Tentang Gugatan RCTI Atas UU Penyiaran Perbesar

Ramai pembicaraan mengenai gugatan salah-satu kanal televisi ternama di Indonesia, RCTI. Lantas bagaimana menurut Islam?

Pertama, kita bahas dulu televisi dalam Islam. Salah-satu ulama mu’ashirin menanggapi:

ﻣﺴﺌﻠﺔ : ﻟﻘﺪ ﻏﻠﻂ ﻣﻦ ﻗﺎﻝ ﺇﻥ ﺍﺳﺘﻌﻤﺎﻝ ﺍﻟﺘﻠﻴﻔﺰﻳﻮﻥ ﺣﺮﺍﻡ ﻣﻌﻠﻼ ﺑﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻷﻏﺎﻧﻰ ﺍﻟﺨﻠﻴﻌﺔ ﻭﺑﺮﻭﺯ ﺻﻮﺭﺓ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺷﺎﺷﺎﺗﻪ ﺑﺼﻮﺭﺓ ﻣﻌﺮﻳﺔ ﻟﻠﺮﺟﺎﻝ ﻭﻧﺤﻮ ﺫﻟﻚ ﻷﻥ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻪ ﻣﺤﺮﻣﺎ ﻟﺬﺍﺗﻪ ﻟﻜﻮﻧﻬﺎ ﻋﺎﺭﺿﺔ . ﻭﺣﻘﻴﻘﺔ ﺍﻟﻘﻮﻝ ﻓﻴﻪ ﺃﻧﻪ ﺍﻟﺔ ﻋﺮﺽ ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﻭﺳﺎﺋﻞ ﺍﻹﻋﻼﻡ ﻓﻴﻌﺮﺽ ﻣﺎ ﻭﺿﻊ ﻓﻴﻪ ﺑﻄﺮﻳﻖ ﺍﻹﺭﺳﺎﻝ ﺳﻮﺍﺀ ﻛﺎﻥ ﺟﺎﺋﺰﺍ ﺃﻭ ﻻ ﻭﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﺍﻟﻤﻌﻠﻮﻡ ﻣﻨﻪ ﻋﻠﻤﺎ ﺿﺮﻭﺭﻳﺎ. ﻭﻻ ﻳﻘﺎﻝ ﺇﻧﻪ ﺍﻟﺔ ﻟﻬﻮ ﻷﻥ ﺍﻟﺔ ﺍﻟﻠﻬﻮ ﻣﺎ ﺻﻨﻊ ﻟﻤﺤﺾ ﺍﻟﻠﻬﻮ ﻛﺎﻟﻤﺰﻣﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺭﺅﻳﺔ ﺍﻟﺼﻮﺭﺓ ﻓﻰ ﺍﻟﺰﺟﺎﺟﺔ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺮﺍﺓ ﻻ ﺗﻜﻮﻥ ﺣﺮﺍﻣﺎ ﺇﻻ ﺇﺫﺍ ﺃﻓﺘﻨﺖ. ﻫﺬﺍ ﻣﻠﺨﺺ ﻣﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﺮﺳﺎﻟﺔ ﺍﻟﻤﺴﻤﺎﺓ : ﺳﻠﻮﻙ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻹﻧﺼﺎﻑ ﻭﺍﻟﺒﻌﺪ ﻋﻦ ﺍﻟﻐﻠﻮ ﻭﺍﻹﻋﺘﺴﺎﻑ
الوسائل لها حكم المقاصد

“Permasalahan: salah total orang yang mengatakan bahwa memakai televisi hukumnya haram, bverlandaskan hal-hal yang tidak baik di dalamnya. Lantaran, semua yang ada di sana tidak haram secara hakikatnya, melainkan karena ada sesuatu yang baru datang (‘aridy)….”

– Bulghatut Thullab Fi Talkhishi Fatawi Masyayihil Anjab, Hal. 50-51

Sebenarnya, televisi merupakan media. Layaknya media lain, hukumnya berbeda-beda. Bila menjadi media dari sesuatu yang diharamkan, maka jelas haram. Bila tidak, maka tidak.

Sebuah Hadis (UU Penyiaran)

Ada sebuah hadis mengenai hal ini. Rasul bersabda:

(… المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده )

“Mulim (yang baik) ialah seseorang yang orang lain selamat dari perkataan lisannya dan tangannya.

Dalam Fathul-Bari, disebutkan, alasan mengapa hadis tersebut mengkhususkan kepada tangan.

وخص  اللسان بالذكر لأنه المعبر عما في النفس ، وهكذا اليد لأن أكثر الأفعال  بها ، والحديث عام بالنسبة إلى اللسان دون اليد ; لأن اللسان يمكنه القول  في الماضين والموجودين والحادثين بعد ، بخلاف اليد ، نعم يمكن أن تشارك  اللسان في ذلك بالكتابة ، وإن أثرها في ذلك لعظيم .

Baca Juga:  Abul Anbiya Melahirkan Abrahamic Faith?

Kita tahu, diharamkan kepada seseorang, segala sesuatu yang diharamkan untuk diucapkan. Termasuk pula, ghibah, namimah, dan lain sebagainya.

Sebuah Kesimpulan

Sebenarnya, dalam Islam antara televisi dan media online tidak dibedakan. Sama-sama washilah. Bila menjadi pelantara sesuatu yang diperbolehkan agama, maka diperbolehkan. Begitu pula sebaliknya.

Wallahu a’lam UU Penyiaran

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Hukum Menggunakan Kertas Pembasmi Lalat & Raket Pemusnah Nyamuk

18 Januari 2022 - 07:13 WIB

Hukum Menggunakan Kertas Pembasmi Lalat & Raket Pemusnah Nyamuk

Perbedaan Mushaf dan al-Quran

27 November 2021 - 05:04 WIB

perbedaan mushaf dan al-Quran

Tata Cara Sholat Istikhoroh Berdasarkan Kitab Salaf

4 November 2021 - 13:15 WIB

tata cara sholat istikhoroh

Tata Cara Sholat Qashar dalam Perjalanan

2 November 2021 - 22:09 WIB

tata cara sholat qashar

Hubungan Fikih dan Tasawuf serta Perbedaan Keduanya

23 Oktober 2021 - 10:03 WIB

hubungan fikih dan tasawuf

Hari Zina Internasional dalam Islam

3 Oktober 2021 - 16:24 WIB

hari zina internasional
Trending di Bank Soal