Hukum Istri Lebih Memilih Orangtua daripada Suami

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mustaqim.NETPembahasan terkait hukum istri lebih memilih orangtua daripada suami menjadi penting saat seseorang ingin melangkah ke jenjang pernikahan. Idealnya, memang sebagai istri tidak mengabaikan salah-satunya. Namun, dunia terkadang memberikan pilihan salah-satunya. Bagaimana Islam menjawab hal ini?

Mari kita merujuk kepada kitab al-Inshaf (8/362). Terdapat penjelasan, bagaimana kalau ada istri yang orangtua meminta untuk menjenguknya, tetapi suami melarangnya. Jawabannya, tetaplah taat kepada suami. Istri sepatutnya lebih memilih suami daripada orangtua. Berikut uraiannya:

لَا يَلْزَمُهَا طَاعَةُ أَبَوَيْهَا فِي فِرَاقِ زَوْجِهَا، وَلَا زِيَارَةٍ وَنَحْوِهَا. بَلْ طَاعَةُ زَوْجِهَا أَحَقُّ

“Tidak wajib bagi sang istri menaati kedua orang tuanya dalam hal berpisah [bercerai] dari suaminya, tidak pula dalam hal kunjungan dan semisalnya. Justru, ketaatan kepada suaminya adalah lebih berhak [didahulukan].”

Senada dengan itu, dalam kitab Syarah Muntaha Al-Iradat (3/48) terdapat penjelasan lebih lanjut. Lengkapnya sebagaimana berikut:

وَ لِلزَّوْجِ مَنْعُ كُلٍّ مِنْهُنَّ أَيْ: مِنْ زَوْجَاتِهِ مِنَ الْخُرُوجِ مِنْ مَنْزِلِهِ إِلَى مَا لَهَا مِنْهُ بُدٌّ، وَلَوْ لِزِيَارَةِ وَالِدَيْهَا أَوْ عِيَادَتِهِمَا، أَوْ شُهُودِ جِنَازَةِ أَحَدِهِمَا قَالَ أَحْمَدُ فِي امْرَأَةٍ لَهَا زَوْجٌ وَأُمٌّ مَرِيضَةٌ طَاعَةُ زَوْجِهَا أَوْجَبُ عَلَيْهَا مِنْ أُمِّهَا إِلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَهَا

“Seorang suami berhak melarang setiap dari mereka yakni: dari istri-istrinya untuk keluar dari rumahnya untuk keperluan yang sebenarnya tidak mendesak bagi si istri, meskipun keluarnya itu untuk mengunjungi kedua orang tuanya, atau menjenguk keduanya saat sakit, atau menghadiri jenazah salah satu dari keduanya. Imam Ahmad berkata mengenai seorang wanita yang memiliki suami dan ibu yang sedang sakit: ‘Ketaatan kepada suaminya lebih wajib atasnya daripada ibunya, kecuali jika suaminya mengizinkannya.'”

Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin (1/56) menjabarkan sebuah rumusan pasangan suami istri. Jika kedua mempelai sudah terikat dalam akad nikah, maka istri otomatis wajib menaati suaminya. Selagi suami tidak menyuruh urusan maksiat.

وَالْقَوْلُ الشَّافِي فِيهِ أَنَّ النِّكَاحَ نَوْعُ رِقٍّ، فَهِيَ رَقِيقَةٌ لَهُ، فَعَلَيْهَا طَاعَةُ الزَّوْجِ مُطْلَقًا فِي كُلِّ مَا طَلَبَ مِنْهَا فِي نَفْسِهَا مِمَّا لَا مَعْصِيَةَ فِيهِ.

“Pendapat yang tuntas mengenai hal ini adalah pernikahan itu merupakan sejenis ‘perbudakan’. Istri itu adalah hamba bagi suaminya. Wajib atas istri untuk menaati suami secara mutlak dalam segala hal yang suami minta dari dirinya, selama hal tersebut tidak mengandung maksiat.”

Cukup sekian artikel tentang hukum istri lebih memilih orangtua daripada suami. Semoga bermanfaat!

Berita Terkait

Ketika Ayah Tidak Merestui, Kapan Hakim Bisa Menikahkan?
Empat Tujuan Ziarah Kubur
Ibu Hamil dan Menyusui Tidak Berpuasa Ramadan
Kisah Lengkap Sayidah Aminah binti Wahb, Ibu Rasulullah
Dalil Kesunahan Puasa Rajab ala Aswaja
Prinsip Mu’asyarah bil Ma’ruf Beserta Contohnya
Apa Fungsi Utama Masjid pada Zaman Rasulullah ﷺ?
Lengkap: Ketentuan, Hukum, dan Hikmah Pelaksanaan Akikah
Berita ini 98 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:14 WIB

Lantunan Maulid “Ya Muhammad” Merupakan Suul Adab?

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:51 WIB

Mengapa Allah Menguji, Padahal Sudah Mahatahu?

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:19 WIB

Malaikat Pencatat Amal

Rabu, 30 April 2025 - 23:07 WIB

Penciptaan Sperma (Air Mani) bukanlah Awal Wujud Makhluk

Senin, 9 September 2024 - 17:00 WIB

AGAMA & SAINS: Kritik Seputar Istilah Ilmiah

Jumat, 19 Januari 2024 - 22:28 WIB

Hubungan Syariat, Tarekat, dan Hakikat

Kamis, 26 Januari 2023 - 18:49 WIB

Bukti Manusia Lebih Mulia dari pada Malaikat

Sabtu, 3 Desember 2022 - 22:04 WIB

Hukum Alam dalam Islam

Berita Terbaru

Sejarah

Apakah Benar Nabi Adam Berpacaran dengan Sayyidah Hawa?

Senin, 17 Agu 2026 - 18:27 WIB

Fikih

Ketika Ayah Tidak Merestui, Kapan Hakim Bisa Menikahkan?

Kamis, 30 Jul 2026 - 02:22 WIB

Akhlak

Lantunan Maulid “Ya Muhammad” Merupakan Suul Adab?

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:14 WIB

Ilmu Alat

Penjelasan Lafal هيهات (Haihata) dan Artinya

Minggu, 15 Feb 2026 - 02:09 WIB

Fikih

Empat Tujuan Ziarah Kubur

Rabu, 21 Jan 2026 - 10:28 WIB