Hai sahabat Mustaqim.net, kali ini saya akan menceritakan kisah sifat terpuji Nabi Idris. Namun, tidak seperti biasa, karena pada kali ini kisah teladan Nabi Idris ini bergambar. Penasaran? Simak terus

Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia biasa. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, mengenai kebenaran rasul adalah: pengakuan

Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia biasa. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, mengenai kebenaran rasul adalah: pengakuan

Allah memberikan kitab, syariah dan meralat syariah yang lalu hanya kepada para rasul-Nya. Mereka adalah manusia yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu. Pengutusan rasul, itu berhukum jaiz, lantaran

Tujuan Allah mengutus para nabi adalah sebagai wasilah ( penghubung ) antara Allah dengan hamba- hambanya dalam  menyampaikan  perintah-perintah Allah dan larangan-larangannya, serta memberi petunjuk pada  manusia terhadap sesuatu yang

Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, bahwa semua kabar dari rasul itu

Sebagaimana yang dituturkan imam al jalil as-syfiy dan asya’iroh abi mansur al bagdadi bahwa nabi dan rosul memeiliki kesamaan dalam hal telah diberikan wahyu untuk diamalkan dan disampaikan, hanya saja