Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia biasa. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, mengenai kebenaran rasul adalah: pengakuan

Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia biasa. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi, hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, mengenai kebenaran rasul adalah: pengakuan

Allah memberikan kitab, syariah dan meralat syariah yang lalu hanya kepada para rasul-Nya. Mereka adalah manusia yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu. Pengutusan rasul, itu berhukum jaiz, lantaran

Tujuan Allah mengutus para nabi adalah sebagai wasilah ( penghubung ) antara Allah dengan hamba- hambanya dalam  menyampaikan  perintah-perintah Allah dan larangan-larangannya, serta memberi petunjuk pada  manusia terhadap sesuatu yang

Rasul memang manusia, tetapi tidak seperti manusia. Hoax merupakan rutinitas mayoritas manusia akhir-akhir ini. Akan tetapi hal itu mustahil terjadi kepada rasul. Bukti jelas, bahwa semua kabar dari rasul itu

Sebagaimana yang dituturkan imam al jalil as-syfiy dan asya’iroh abi mansur al bagdadi bahwa nabi dan rosul memeiliki kesamaan dalam hal telah diberikan wahyu untuk diamalkan dan disampaikan, hanya saja