Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Video · 19 Nov 2022 18:13 WIB ·

Isim Fa’il dan Maf’ul: Contoh, Pengertian, Perbedaan dan Penjesalannya

Mustaqim.NET – Rekaman ini merupakan metode pendekatan pemahaman terkait isim fa’il dan isim maf’ul. Metode-metode pendekatan yang mutakhir diperlukan untuk memberi pemahaman kepada peserta didik yang masih nol terkait ilmu alat.

Dalam audio tersebut, kami memadukan gramatika bahasa Indonesia dengan ilmu alat bahasa Arab. Dengan menjelaskan bahwa isim musytaq (termasuk pula isim fa’il dan isim maf’ul) merupakan kata yang berimbuhan dalam bahasa Indonesia.

Contoh isim fa’il: ناصر kalau diterjemah, “penolong”. Berasal dari fi’il madhi نصر yang memiliki arti pertolongan/tolong. Untuk menunjukkan makna subyek diberikanlah imbuhan pe menjadi penolong. Begitu pun pula نصر agar menunjukkan subyek, maka diberikan imbuhan alif setelah fa’ fi’il, jadilah ناصر.

Sama persis dengan isim maf’ul. Kata نصر memiliki isim maf’ul منصور. Dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang ditolong. Imbuhan di dalam bahasa Arab menggunakan huruf mim di awal dan wawu setelah ‘ain fi’il.

Mengenal Isim Fa’il dan Isim Maf’ul

Isim Fa’il dan Isim Maf’ul merupakan dua shighat yang musytaq (antonim dari jamid). Karena itulah kita menamai keduanya merupakan kata yang berimbuhan.

Pengertian Jamid dan Musytaq

Isim ada dua: jamid dan musytaq. Pengertian jamid adalah sebagaimana dalam kitab Jami’ud-Durus:

فالإسمُ الجامدُ ما لا يكونُ مأخوذاً من الفعل: كحجرٍ وسَقفٍ ودرهمٍ. ومنه مَصادِرُ الأفعالِ الثُّلاثية المجرَّدة، غيرُ الميميّة: كعِلْمٍ وقراءةٍ.

Isim jamid adalah: isim yang tidak diambilkan dari fi’il. Seperti, hajar (batu), saqfin (atap), dirham. Termasuk pula masdar tsulatsi mujarad (tiga huruf tanpa tambahan), yang bukan mashdar mim, seperti: ‘ilm (ilmu), qira’ah (bacaan).

Sedangkan pengertian isim musytaq adalah sebagaimana berikut:

والاسم المشتقُّ: ما كان مأخوذاً من الفعل: كعالمٍ ومُتعلِّمٍ ومِنشارٍ ومُجتَمَعٍ ومستشفىً وصَعْبٍ وأدعجَ.

“Isim Musytaq adalah setiap kata yang diambilkan (berubah/diimbuhi) dari fi’il, seperti ‘alim, muta’allim, minsyar, mujtama’, sha’b, adja’.

Isim yang Tergolong Musytaq

Dalam kitab yang sama, terdapat perincian isim-isim yang tergolong musytaq. Setidaknya, ada 10 isim yang tergolong musytaq, antara lain:

والأسماءُ المشتقة من الفعل عشرة انواع: وهي: إسمُ الفاعل، واسمُ المفعول، والصفةُ المشبّهةُ، ومبالغةُ اسمِ الفاعل، واسمُ التَّفضيل، واسمُ الزمان، واسمُ المكان، والمصدرُ الميميُّ، ومصدرُ الفعل فوق الثلاثيّ المجرَّدِ، واسمُ الآلة.

“Isim-isim yang musytaq setidaknya ada 10 macam: isim fa’il, isim maf’ul, sifat musyabbihah, mubalaghah, isim tafdhil, isim zaman, isim makan, mashdar mim, mashdar yang bukan tsulatsi mujarrad, dan isim alat.

Artikel ini telah dibaca 79 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aswaja, Salafi dan Wahabi

22 November 2022 - 05:42 WIB

4 Ciri Na’at dan Man’ut Serta Penjelasannya

21 November 2022 - 04:37 WIB

Apa Itu Kalamullah? – Memahami al-Quran yang Bukan Makhluk

18 November 2022 - 18:20 WIB

Istilah Gaib dalam Islam

6 September 2022 - 22:16 WIB

Kriteria Dukun Islami

6 September 2022 - 22:14 WIB

Fikih dan Tasawuf

6 September 2022 - 22:12 WIB

Trending di Fikih