Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Sejarah · 19 Agu 2021 06:26 WIB ·

Kisah Nabi Musa dan Raja Fir’aun; Bermula dari Mimpi


Kisah Nabi Musa dan Raja Fir’aun; Bermula dari Mimpi Perbesar

Mustaqim.NET – Kali ini, kita akan bercerita mengenai kisah Nabi Musa dan Raja Fir’aun. Firaun adalah gelar bagi raja-raja mesir terdahulu. Menurut sejarah firaun di masa nabi musa adalah anak dari Raja Ramses ke-2 yang dalam satu pendapat bernama Miftah. Berkuasa sekitar tahun 1292 SM.

Dikisahkan dalam Alquran bahwa firaun adalah sosok sombong dan pembohong di muka bumi serta tidak mau taat kepada tuhan. Tidak sampai di situ saja, dia juga memperlakukan bani isroil sebagai budak dan pelayan serta memaksa mereka untuk menyembahnya bahkan firaun membunuh setiap bayi laki-laki dari kalangan bani israil.

Penyebab mengapa firaun membunuh setiap anak laki-laki dari kalangan bani isroil diriwayatkan dari Abdulloh bin Abbas dan sahabat yang lain bahwasannya suatu hari Firaun bermimpi mendapati kobaran api muncul dari Baitul maqdis. Kemudian api tersebut membakar kota mesir dan seluruh penduduknya.

Anehnya kobaran api tersebut sama sekali tidak menyentuh bani israil. Ketika firaun bangun dari tidurnya dia kaget dan segera memanggil para menteri pendeta dan tukang sihir lalu mengutarakan mimpi yang dialami semalam. Dari mimpi inilah bermula kisah Nabi Musa dan Raja Fir’aun.

Para pemuka tersebut menjawab: akan lahir seorang anak laki-laki dari kalangan bani isroil yang menjadi penyebab akan runtuhnya kerajaanmu. Atas dasar inilah firaun melincurkan perintahnya untuk membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir dari kalangan bani israil.

Dalam Riwayat lain, terdapat berita lahirnya sosok laki-laki dari keturunan nabi ibarohim yang akan menghancurkan kekuasaan firaun. Berita ini dengan cepat tersebar luas di mesir hingga sampai di telinga firaun. Atas informasi tersebut firaun mengambil Tindakan sebagaimana di atas.

Baca Juga:  Tanggapan Islam Tentang Gugatan RCTI Atas UU Penyiaran

Mengenai perintah dihayutkannya peti ke pinggir sungai, ternyata memiliki hikmah tersendiri, sebagaimana yang disampaikan imam sya’rowi. Yaitu adanya kedalaman yang berada di tengah sungai, merupakan tempat hewan air buas yang membuat hawatir akan keselamatan musa kecil beda halnya jika di pinggir sungai, di mana tidak ditemukan diasana kecuali ikan-ikan kecil yang tidak membuat cemas.

Dan lagi, lebih mudah untuk dipantau dan sampai dengan selamat dengan harapan ada orang yang mengambilnya lalu mendidiknya dengan hati yang tulus.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ajaib, Sungai Nil Mendapat Surat dari Sayyidina Umar

30 Desember 2021 - 06:01 WIB

surat sungai nil

Meneliti Buah yang Dimakan Nabi Adam

29 November 2021 - 04:06 WIB

buah yang dimakan Nabi Adam

Firaun Hendak Mengurangi Jumlah Penduduk Ibrani dengan Cara Ini

24 November 2021 - 18:07 WIB

firaun hendak mengurangi jumlah penduduk ibrani dengan cara

Menghadapi Dunia Tipu-Tipu Setan

15 September 2021 - 20:05 WIB

menipu merupakan contoh ketidakjujuran dalam diri setan

Biografi Mas Dwy Sadoellah

11 September 2021 - 18:02 WIB

biografi mas dwy sadoellah dan kata-kata mas dwy

Mengapa Umat Islam Harus Menutup Aurat?

24 Agustus 2021 - 18:07 WIB

mengapa umat islam harus menutup aurat
Trending di Fikih