Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Metode Baca-Tulis · 25 Jan 2021 07:51 ·

Mukadimah Metode Baca-Tulis


					Mukadimah Metode Baca-Tulis Perbesar

Apa itu Metode Baca-Tulis?

Metode Baca-Tulis adalah metode kepenulisan dengan mendahulukan membaca kemudian menulis. Namun, metode ini menerapkan rentetan membaca lalu menulis secara sempurna. Tidak setengah-setengah.

Maksudnya?

Pernahkah Anda mendengar cuitan
“Nulis dulu. Soal baca belakangan!”
“Kalau baca mulu, kapan nulisnya?”
“Tentukan tema dulu, lalu baca. Biar gak bingung!”
Celotehan semacam itu tidak lain merupakan potret penerapan baca-tulis setangah-setengah. Lebih tepatnya, ia menomorduakan membaca.

Bila tidak mengutamakan membaca, tulisannya pasti hambar dan tidak berisi. Kalau pun iya, proses pembuatanya pasti rumit. Tidak percaya? Berikut efek negatif, bila tidak mendahulukan membaca:

  1. Tiap Menulis, Pasti Kebingungan

    Ada beberapa kejadian yang menimpa sahabat saya. Dia bingung menulis sebuah tema yang ditugaskan kepadanya. Berkali-kali harus bolak-balik bertanya sana-sini, hanya untuk menulis satu tema kajian yang belum pernah ia ketahui. Mengapa demikian?
    Jawabannya satu: ia menyanggupi tema yang sama-sekali belum ia baca, alias tema yang belum ia kuasai. Apakah dia bodoh? Tidak. Di memorinya pasti terekam banyak ilmu yang masih belum diketahui banyak orang, dan penting untuk ditulis. Anehnya, saat outline, ia tidak mengajukan tema yang ada di otaknya itu. Aneh, kan?!

  2. Tulisannya Tidak Berisi, Terkesan Dipaksakan, dan Kemungkinan Salah Sangatlah Besar

    Laksana orang yang hendak pergi ke lantai IV, tentu lebih cepat bagi mereka yang sudah berada di lantai III. Ketimbang mereka yang masih mau melangkah dari lantai I.
    Kemungkinan terpeleset pun, lebih minim, bila sudah pernah sampai. Ketimbang mereka yang masih pertama kali.
    Sama persis dengan menulis. Bila tema yang hendak ia tulis sudah ia kuasai, kemungkinan salah akan minim, serta proses menulis jauh lebih mudah dan pastinya menyenangkan.

  3. Lekas Jenuh

    Model penulis yang mengabaikan membaca, secara otomatis tiap ia menulis pasti ketimpa keribetan. Menulis baginya merupakan beban; bukanlah sebuah keasyikan. Secara naluriah, penulis model begini sangat cepat mencapai titik jenuh.

Dari sana, bagi saya, metode baca-tulis yang kaffah sangat penting untuk diterapkan semua penulis, agar ia tidak mengalami titik jenuh dalam menulis.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

One thought on "Mukadimah Metode Baca-Tulis"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Praktik Metode Baca-Tulis

25 Januari 2021 - 17:11

Penutup Metode Baca-Tulis

25 Januari 2021 - 08:04

penutup metode baca-tulis

Penerapan Metode Baca-Tulis

25 Januari 2021 - 07:58

penerapan metode baca-tulis

Pendahuluan Metode Baca-Tulis

25 Januari 2021 - 04:08

pendahuluan metode baca-tulis
Trending di Metode Baca-Tulis