Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Akidah · 20 Mar 2021 22:17 WIB ·

Berikut Ini Merupakan Wujud Berbaik Sangka Kepada Allah swt Kecuali….


Berikut Ini Merupakan Wujud Berbaik Sangka Kepada Allah swt Kecuali…. Perbesar

Tidak salah kiranya, bila saya mengatakan bahwa hampir setiap sesuatu ada pengecualiannya. Maka dari itu, saya memang akan membahas seputar pengecualian dari berbaik sangka kepada Allah dengan judul: berikut ini merupakan wujud berbaik sangka kepada allah swt kecuali

Namun, agar pembahasan rentet, kita bahas terlebih dahulu maksud dan tujuan dari berbaik sangka kepada Allah.

Kenapa Kita Harus Berbaik Sangka kepada Allah?

Dalam salah-satu hadis Qudsi, Nabi Muhammad menyampaikan firman Allah:

أنا عند ظن عبدي بي

“Aku sebagaimana sangkaan hambaku kepada saya”

Di lain sisi, Allah memang melarang kita berputus asa akan rahmatnya. Allah berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53)

“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

(QS. az-Zumar[39]:53)

Bagaimana caranya agar berbaik sangka kepada Allah?

Kami akan memberikan beberapa poin yang perlu Anda pikirkan agar selalu berbaik sangka kepada Allah. Kebanyakan poin berikut saya dapatkan dari kitab al-Hikam adikarya Syekh Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari. Juga dari bebrapa syarah Hikam sendiri. Namun, agar tidak terlalu ribet, saya langsung berikan beberapa poin berikut ini:

  1. Yang terbaik bukan yang sama persis sebagaimana yang kau pinta, melainkan segala sesuatu yang Allah berikan kepadamu.

    Ingat, pengetahuan kita terbatas. Dari pengetahuan yang terbatas itu, kadang-kala kita menginginkan sesuatu, yang menurut kita, itu sudah yang terbaik. Namun, Allah tetap akan memberikan yang sesuatu yang memang terbaik. Jadi, bila kadang kehidupan berjalan tidak seperti yang kita inginkan, percayalah, itu yang terbaik kepada kita.

  2. Bila Allah memberikan sesuatu selepas kau berdoa, jangan kau yakini bahwa doa itu yang menjadi penyebab Allah memberikan hal tersebut.

    Mengapa begitu? Apa pun yang terjadi di dunia ini berdasarkan kehendak Allah. Kehendak Allah sendiri sudah ada semenjak zaman azali. Kita sendiri, kan, kala itu belum ada. Mustahil sesuatu yang belum ada menjadi penyebab dari adanya sesuatu.
    Alhasil, bila yang diberikan Allah tidak sesuai dengan apa yang kau minta, ya, jangan marah. Karena doa kamu memang tidak berdampak apa-apa terhadap pemberian dari Allah. Paling tidak, kamu meyakini, bahwa Allah memberi tanda atas pemberian-Nya dengan cara menakdirkan kamu berdoa kepada-Nya. Sekadar tanda. Tidak lebih.

  3. Bila merasakan kenikmatan taat, yakinlah itu merupakan tanda bahwa amalmu diterima

Baca Juga:  Lisensi Ustaz

Nah, tibalah kita kepada pembahasan inti, yakni, berikut ini merupakan wujud berbaik sangka kepada Allah swt kecuali…

Berikut ini merupakan wujud berbaik sangka kepada Allah SWT kecuali?

Pengecualian berbaik sangka yang kerap dianggap bagian dari berbaik sangka ialah: Allah wajib menakdirkan yang terbaik kepada makhluk. Nah, pemahaman semacam ini tidak bisa dibenarkan. Setiap perkara mungkin, jaiz bagi Allah untuk diciptakan atau pun tidak.
Ada orang beribadah terus menerus dan tidak pernah bermaksiat, Allah tidak wajib memasukkannya ke surga. Begitu pun sebaliknya, ada orang selalu bermaksiat, ya, bagi Allah tidak wajib pula dimasukkan ke neraka. Sah-sah saja Allah memasukkan orang bejat ke surga, dan orang taat ke neraka.
Hanya saja, Allah biasanya memberikan tanda bahwa bila orang itu hendak dimasukkan surga, orang tersebut diberi tanda dengan ketaatan. Sebatas tanda. Tidak lebih.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Menjadi Sufi Sambil Narsis di Medsos

24 Desember 2021 - 23:44 WIB

sufi main medsoos

Sedekah Tanpa Barang, Tidak Kalah Nilainya!

13 Desember 2021 - 07:05 WIB

Perubahan Wujud Benda Menurut Filsafat Islam

13 Desember 2021 - 05:57 WIB

perubahan wujud benda

Perbedaan Mushaf dan al-Quran

27 November 2021 - 05:04 WIB

perbedaan mushaf dan al-Quran

Apakah Nabi dan Rasul itu bukan Utusan Allah?

14 November 2021 - 16:36 WIB

apakah nabi dan rasul itu bukan utusan allah

10+ Pertanyaan Akidah untuk Balita

23 Oktober 2021 - 10:18 WIB

balita
Trending di Akidah