Menu

Mode Gelap
Macam-Macam Talak 1 2 3 Nabi, Rasul, dan Perbedaannya Bukti Allah Jaiz Fi’lu Kulli Mumkinin aw Tarkuhu Bukti Allah Wajib Sama’, Bashar, dan Kalam Bukti Allah Wajib Qudrah, Iradah, Ilmu dan Hayah

Akhlak · 15 Feb 2021 23:14 WIB ·

Inilah Perbuatan yang Kurang Menunjukkan Adanya Sikap Bela Negara


Inilah Perbuatan yang Kurang Menunjukkan Adanya Sikap Bela Negara Perbesar

Mustaqim.net – Sebelum menjelaskan perbuatan yang kurang menunjukkan adanya sikap bela negara, yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah pengertian bela negara.

Pengertian Bela Negara

Bela negara adalah upaya menciptakan negara yang aman tentram yang sesuai dengan konsep baldatun, thayyibatun, wa rabbun ghafur. Apapun yang mengancam ketentraman negera tentu tergolong perbuatan yang kurang menunjukkan adanya sikap bela negara

Apa itu Perbuatan yang Kurang Menunjukkan Adanya Sikap Bela Negara?

Suara-suara yang membenturkan pancasila dengan negara Islam, merupakan salah-satu perbuatan yang kurang menunjukkan adanya sikap bela negara.

Bukankah Gerakan Penagakan Negara Islam itu Baik?

Sebelum menagakkan seharusnya tahu dulu, apa yang dimaksud negara Islam dalam kitab kuning. Bukan malah membuat negara Islam versinya sendiri.

Sebenarnya, Apa itu Negara Islam dalam Kitab Kuning?

Menjawab itu, saya akan mengutip pandangan Imam ar-Rofi’i. Simak redaksi berikut:
حاشية سـلـيمان الجـمل ، ج : 7 ، ص : 208، ما نـصه :
ثُمَّ رَأَيْت الرَّافِعِيَّ وَغَيْرَهُ ذَكَرُوا نَقْلًا عَنْ الْأَصْحَابِ أَنَّ دَارَ الْإِسْلَامِ ثَلَاثَةُ أَقْسَامٍ قِسْمٌ يَسْكُنُهُ الْمُسْلِمُونَ وَقِسْمٌ فَتَحُوهُ وَأَقَرُّوا أَهْلَهُ عَلَيْهِ بِجِزْيَةٍ مَلَكُوهُ أَوْ لَا وَقِسْمٌ كَانُوا يَسْكُنُونَهُ ثُمَّ غَلَبَ عَلَيْهِ الْكُفَّارُ قَالَ الرَّافِعِيُّ وَعَدُّهُمْ الْقِسْمَ الثَّانِيَ يُبَيِّنُ أَنَّهُ يَكْفِي فِي كَوْنِهَا دَارَ إسْلَامٍ كَوْنُهَا تَحْتَ اسْتِيلَاءِ الْإِمَامِ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهَا مُسْلِمٌ قَالَ وَأَمَّا عَدُّهُمْ الثَّالِثَ فَقَدْ يُوجَدُ فِي كَلَامِهِمْ مَا يُشْعِرُ بِأَنَّ الِاسْتِيلَاءَ الْقَدِيمَ يَكْفِي لِاسْتِمْرَارِ الْحُكْمِ
“Menurut pandangan Imam ar-Rofi’i bahwa negara Islam itu ada tiga macam:
1. Negara yang dihuni orang Islam
2. Negara yang ditaklukkan umat Islam, serta menetapkan pajak, baik ia memiliki atau tidak.
3. Negara yang pernah dihuni umat Islam, lalu diambil alih oleh orang kafir.
Imam ar-Rafi’i menjelaskan bahwa bagian kedua tergolong negara Islam, meski yang dikuasai tidak seorang pun beragama Islam. Sedangkan bagian ketiga tetap dikategorikan negara Islam lantaran kekuasaan yang berlalu, cukup untuk melanjutkan hukum (alias tetap negara Islam).”

Apakah Indonesia Negara Islam?

Dengan keterangan negara Islam di atas, jelaslah bahwa negara Indonesia ‘sudah’ negara Islam. Lebih jelas dari itu, dalam Bughyatul-Mustarsyidin (hlm. 254):
مسألة : ي: كُلُّ مَحَلٍّ قَدَرَ مُسْلِمٌ سَاكِنٌ بِهِ عَلَى الْاِمْتِنَاعِ مِنَ الْحَرْبِيِّيْنَ فِيْ زَمَنٍ مِنَ الْأَزْمَانِ يَصِيْرُ دَارَ إِسْلَامٍ ، تَجْرِيْ عَلَيْهِ أَحْكَامُهُ فِيْ ذَلِكَ الزَّمَانِ وَمَا بَعْدَهُ ، وَإِنْ انْقَطعَ اِمْتِنَاعُ الْمُسْلِمِيْنَ بِاسْتِيْلَاء الْكُفَّارِ عَلَيْهِمْ وَمَنْعِهِمْ مِنْ دُخُوْلِهِ وَإِخْرَاجِهِمْ مِنْهُ ، وَحِيْنَئِذٍ فَتَسْمِيَتُهُ دَارَ حَرْبٍ صُوْرَةٌ لَا حُكْمًا ، فَعُلِمَ أَنَّ أَرْضَ بَتَاوِيْ بَلْ وَغَالِبُ أَرْضِ جَاوَةَ دَارُ إِسْلَامٍ لِاسْتِيْلَاءِ الْمُسْلِمِيْنَ عَلَيْهَا سَابِقًا قَبْلَ الْكُفَّارِ
“Semua tempat dimana muslim mampu untuk menempatinya pada suatu masa tertentu, maka ia menjadi negara Islam yang syariat Islam berlaku pada pada masa itu dan masa sesudahnya, walaupun kekuasaan umat Islam terputus oleh penguasaan orang-orang kafir terhadap mereka, dan larangan mereka untuk memasukinya kembali atau pengusiran terhadap mereka, maka dalam kondisi semacam ini, penamaannya dengan “daerah kafir harbi” hanya merupakan bentuk formalnya dan tidak hukumnya.Dengan demikian diketahui bahwa tanah Betawi dan bahkan sebagian besar Tanah Jawa adalah “daerah Islam” karena umat Islam pernah menguasainya sebelum penguasaan orang-orang kafir.”
Itu saat Indonesia dijajah orang kafir. Bagaimana dengan pasca kemerdekaaan? Jelas, keislaman negara Indonesia tidak perlu diragukan. Apalagi seakan mengesankan Indonesia bukan negara Islam, itu dapat sumber dari mana?

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya

3 Kriteria Wanita dalam Syarat Nikah Menurut Islam

1 Maret 2022 - 01:09 WIB

syarat nikah menurut islam

Kebolehan Melihat Calon Istri dalam al-Quran | Kandungan Surah al-Ahzab ayat 52

19 Februari 2022 - 03:50 WIB

Bolehkah Nikah dengan Sepupu? | Kandungan Surah al-Ahzab Ayat ke-50

19 Februari 2022 - 03:39 WIB

Apakah Video dan Kitab Digital, Muktabar?

13 Februari 2022 - 17:36 WIB

KITAB PDF, APAKAH MUKTABAR (1)

Pilih Cantik Tapi Tak Berakhlak atau Jelek Tapi Salihah?

12 Februari 2022 - 01:31 WIB

JELEK TAPI SALIHAH

Hukum Menggunakan Kertas Pembasmi Lalat & Raket Pemusnah Nyamuk

18 Januari 2022 - 07:13 WIB

Hukum Menggunakan Kertas Pembasmi Lalat & Raket Pemusnah Nyamuk
Trending di Fikih